"EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TERHADAP KEJENUHAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING"

Roki ananda 
Mahasiswa IAIN Batusangkar

" EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TERHADAP KEJENUHAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING"
       Proses pembelajaran daring begitu banyak menuai perhatian akan pendidikan dan masa depan anak. Orang tua banyak mengeluh mengenai pengetahuan siswa yang berefek bukan sekarang, akan tetapi 20 tahun yang akan datang. Ada juga yang menyebutkan sebagian orang tua yang memiliki pendidikan cukup baik ,tetapi  tidak bisa membantu anak untuk belajar dirumah. Anak-anak banyak bermain game, menonton film dan animasi lainnya.  Namun tidak untuk belajar , walaupun orang tua nya banting tulang mencari uang bahkan bertarung nyawa supaya anaknya bisa membeli paket untuk bisa belajar online dan  mengikuti PBM secara daring. (Demina : 2020)
     Disinilah letak keahlian dan kompetensi seorang guru dalam mengatasi permasalahan pendidikan di masa pandemi ini. Dilihat dari masalah yang melanda pendidikan saat ini ada kaitannya dengan sistem pembelajaran dan metode pembelajaran yang digunakan seorang guru dalam pembelajaran daring ini. Guru yang hanya menerapkan pembelajaran yang biasa-biasa saja, akan membuat peserta didik akan jenuh saat mengikuti proses pembelajaran.
    Pembelajaran berbasis video bisa menjadi jalan keluar untuk mengatasi masalah-masalah pendidikan pada saat sekarang ini. Karena pembelajaran berbasis video tidak hanya menyajikan materi saja. Akan tetapi pembelajaran berbasis video ini dapat menjembatani suatu proses pembelajaran dengan menyajikan materi dengan animasi-animasi serta praktek yang dapat menarik perhatian siswa dan meningkatkan kreativitas serta pola pikirnya. 
    Pembelajaran berbasis video merupakan suatu pembelajaran yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori, aplikasi untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran.
    Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, teknologi komunikasi dan informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat untuk selanjutnya berpengaruh terhadap pola komunikasi di masyarakat. Ranah teknologi pendidikan mengerecut menjadi 3 domain utama, yaitu creating, using, dan managing. Ketiga domain tersebut dapat diterjemahkan menjadi fungsi utama teknologi pendidikan, yaitu untuk memfasilitasi belajar dan meningkatkan kinerja siswa dengan mengoptimalkan kemampuan pendidik dalam ranga menciptakan, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber belajar yang di dalamnya terdapat komponen media pembelajaran. Karena manfaat media pembelajaran sendiri ialah mampu mejembatani proses komunikasi antara pendidik dan peserta didik (Anwar efendi : 2011).
    Yuotube merupakan salah satu wadah  software yang bisa dipakai untuk proses pembelajaran berbasis video. Sebab murid sudah terbiasa menggunakan yuotube dan cara akses aplikasi ini juga sangat mudah tanpa perlu ada bayaran. Namun tetap setiap aplikasi ada kelemahannya, karena itu perlu pengawasan orang tua saat anak-anaknya mengakses yuotube hanya untuk pembelajaran saja.
    Adapun keunggulan menggunakan media video pembelajaran, diantaranya :
1. Mengatasi jarak dan waktu
2. Mampu menggambarkan peristiwa masa lalu secara real dalam waktu yang singkat
    Kelebihan seorang guru bisa menerangkan suatu pembelajaran. Namun setiap kelebihan pasti ada kekuranggannya. salah satunya menerangkan peristiwa masa lalu secara singkat, padat, dan jelas. Karena itu diperlukan media yang dapat menunjang dan memudahkan guru menyampaikan materi
3. Dapat membawa siswa berpetualang
    video pembelajaran akan membuat kita merasa terlibat dan merasakan seiap apa yang terjadi dalam video. sehingga kita merasa dilibatkan didalamnya
4. Dapat di putar berulang kali
    Saat kita kurang paham, kita bisa mengulang video tersebut kembali . sampai kita benar-benar paham.
5. Pesan yang disampaikan mudah diingat
    Karena video tersebut disertai dengan aniasi yang sangat menarik . sehingga udah dingat.
6. Mengembangkan pikiran dan imajinasi
7. Memperjelas yang abstrak dan memberikan penjelasan yang realistik
8. Memancing kreativitas peserta didik dalam mengekspresikan gagasannya.
      Misalkan ada sebuah pembelajaran pra-karya. Dalam yuotube itu banyak menyajikan berbagai bentuk karya-karya yang sangat bagus dan dapat kita serap ilmunya untuk kita  bisa membuatnya sendiri (Hutapea : 2014).
            Dari berbagai keunggulan tadi . Setidaknya dapat membuat peserta didik tidak merasa bosan dengan mengikuti pembelajaran . Karena kalau misalkan mereka bosan , itu akan berpengaruh terhadap prestasi dan pengetahuan mereka. Apalagi sampai menimbulkan kejenuhan belajar.
     Kejenuhan belajar merupakan  suatu kondisi emosional yang terjadi pada  seseorang yang  mengalami kejenuhan baik  secara mental maupun fisik sebagai tuntutan dari pekerjaan yang terkait dengan belajar yang meningkat. Dimana seorang anak akan menjadikan main game, nonton film, dan lain halnya sebagai pelarian karena mereka mengalami strees dan bosan melihat pembelajaran yang tidak begitu menarik perhatian mereka.  sehingga pembelajaran menjadi kaku dan bisa di bilang membosankan ( Ita vitasari : 2006).
    Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kejenuhan belajar, diantaranya :
1. Adanya tuntutan sekolah untuk para siswa yang mengharuskan tercapainya hasil yang baik. Dengan adanya hal tersebut maka siswa menjadi terbebani.  2. Tidak adanya ruang gerak yang cukup bagi para siswa sehingga tingkat kreativitas yang ada pada siswa menjadi terbatas, dan mereka enggan untuk berpartisipasi terlalu aktif dalam proses pembelajaran. 
3. Kurangnya penghargaan yang diberikan untuk para siswa. Pemberian penghargaan dan pujian secara berkala akan menjadikan siswa dapat lebih bersemangat kembali untuk berprestasi. Karena mereka merasa bahwa sekolah mengapresiasi kerja keras mereka untuk berprestasi. 
4. Kurangnya hubungan interpersonal yang terjalin antara siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru. Dengan adanya hal tersebut maka jika terdapat masalah dari salah seorang siswa maka masalah tersebut sulit untuk dipecahkan karena kurangnya komunikasi yang terjalin. 
5. Besarnya harapan orangtua yang diberikan untuk anak-anaknya, sehingga para siswa menjadi takut untuk gagal. Selain harapan kritik-kritik yang selalu dilontarkan atas kesalahan yang dilakukan oleh siswa dan pemberian hukuman yang tidak menyenangkan atas prestasi yang dimiliki.
      Anak-anak yang mengalami kejenuhan belajar akan merasakan suatu kondisi diantaranya ;
1. Kelelahan emosional 
    Kelelahan emosional ditandai dengan perasaan lelah yang dialami oleh individu entah itu kelelahan emosional maupun fisik. Hal ini dapat memicu berkurangnya energi yang dimiliki untuk menghadapi berbagai kegiatan dan pekerjaan yang dimilikinya.Berdasarkan pada MBI mengemukakan bahwa kelelahan emosional ini disebabkan oleh tuntutan yang berlebihan yang dihadapi oleh siswa dan ditunjukkan oleh perasaan dan beban pikiran yang berlebihan. 
2. Kelelahan fisik 
    Penderita  kejenuhan mulai merasakan adanya anggota badan yang sakit dan gejala kelelahan fisik kronis yang disertai dengan sakit kepala, mual, insomnis, bahkan kehilangan selera makan. Hal ini sejalan dengan Baron dan Greenberg bahwa kelelahan fisik ditandai dengan sakit kepala, mual, susah tidur dan kurangnya nafsu makan. 
3. Kelelahan kognitif 
    Kelelahan kognitif pada  siswa yang sedang mengalami kejenuhan cenderung sedang mendapat beban yang terlalu berat pada otak. Hal ini kemudian berdampak seperti yang diungkapkan kahlil yakni ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, mudah lupa, dan kesulitan dalam membuat keputusan. 
4. Kehilangan motivasi 
    Kehilangan motivasi pada siswa ditandai dengan hilangnya idealisme, siswa sadar dari impian mereka yang tidak realistis, dan kehilangan semangat. Dari gejala di atas maka siswa sudah dianggap kehilangan motivasi. Bentuk lain dari kehilangan motivasi adalah penarikan diri secara psikologis sebagai respon dari stres yang berlebihan dan rasa ketidakpuasan( Pawicara : 2020).
    Dari Faktor-faktor penyebab kejenuhan belajar dan gejala yang ditimbulkan , itu sangat banyak berhubungan dengan bagaimana pembelajaran itu bisa menyenangkan tanpa membebani. Karena itu pembelajaran berbasis video akan memberikan efek yang baik terhadap kejenuhan belajar siswa. Sebab mengapa, karena video pembelajaran akan membuat peserta didik merasa terlibat dalam video tersebut. Sehingga mereka tidak merasa bosan dengan pembelajaran yang sedang berlangsung. Karena mereka merasa memiliki dan dimiliki. Memiliki bahwasannya mereka terlibat didalamnya. Dimiliki berarti mereka dituntut aktif didalam pembelajaran tersebut. Guna terciptanya pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.

Daftar Rujukan 

Demina. 2020. Tahun ajaran baru dan masa depan pendidikan. Dosen IAIN batusangkar : Jurnal Minang . 12 juli 2020

Efendi. 2011.  Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Tutorial Pada Mata Kuliah Mekanika Tanah . Surakarta : FKIP UNS. Vol 8

Hutapea. 2014. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Video Terhadap Hasil Belajar Mengait Pada Siswa Tata Busana Smk Negeri 8 Medan. Medan: SMK N 8 Mendan  

 Ita vitasari. 2006. Kejenuhan (Burnout) Belajar Ditinjau Dari Tingkat 
Kesepian Dan Kontrol Diri Pada Siswa. Yogyakarta : Uny

Pawicara. 2020. Analisis Pembelajaran Daring Terhadap Kejenuhan Belajar Mahasiswa Tadris Biologi Iain Jember Di Tengah Pandemi Covid-19 . Jember : Institut Agama Islam Negeri Jember . [Vol. 1, No. 1, Januari-Juni 2020]